Berita - Universitas Muhammadiyah Surabaya

Artikel

UM Surabaya bekerjasama dengan PT.EWA Adakan Pelatihan Pengajar untuk Tes TOEIC

  • Di Publikasikan Pada: 15 Jan 2019
  • Oleh: Admin

Surabaya, 09 Januari 2018- Pusat Bahasa UM Surabaya mengadakan Propell Teacher Workshop for The TOEIC Test. Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai institusi dari berbagai daerah. Mereka di antaranya berasal dari Yogyakarta, Mataram, Aceh, Surabaya, dan Gresik.

Waode Hamsia selaku kepala Pusat Bahasa menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan professional pengajar, khususnya meningkatkan kompetensi mahasiswa. “Kami berharap dari workshop ini para pengajar dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka”, tuturnya.

Acara yang dibuka oleh Wakil Rektor I itu berlangsung selama dua hari. Dalam sambutannya, Bapak Aziz Alimul Hidayat menyampaikan bahwa penting bagi pengajar bahasa Inggris untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya. “Sudah saatnya kita sadar untuk mempersiapkan peserta didik dalam bersaing pada pasar bebas sehingga nanti ketika pesaing asing datang di negeri ini kita sudah siap”, tambahnya. Beliau juga menuturkan bahwa kerjasama dengan PT.EWA ini merupakan usaha UM Surabaya untuk pengembangan pembelajaran bahasa Inggris dan peningkatan sistem layanan TOEIC di Surabaya.

Workshop ini mengundang Itje Chodijah sebagai Pelatih TOEIC professional berpengalaman. Ibu Itje telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun mengajar dan telah menjadi 15 pelatih TOEIC selama 15 tahun. Beliau menuturkan bahwa yang terpenting dalam pengajaran TOEIC adalah meningkatkan kompetensi mahasiswa berkomunikasi bahasa Inggris dalam konteks dunia kerja. “Pelatihan ini bagi saya sangat penting karena selama ini saya melihat banyak institusi yang mengajarkan TOEIC hanya untuk mencapai nilai yang tinggi padahal ketika mengajarkan kompetensi berbahasa Inggris secara tidak langsung nilai tinggi dapat dicapai” tambahnya.

Pelatihan ini berlangsung secara interaktif. Peserta lebih banyak belajar bagaimana mengembangkan kemampuan kemahiran menyimak (listening skill) dan kemahiran membaca (reading skill) dalam acara ini. Ira sebagai perwakilan peserta menyatakan pendapatnya bahwa pelatihan ini baik untuk meningkatkan kompetensinya. “Saya merasa pelatihan ini berguna untuk meningkatkan kompetensi saya dalam mengembangkan pengajaran yang mengintegrasikan kemahiran menyimak, membaca, dan berbicara”, tambahnya. Peserta tidak hanya mendapatkan materi tetapi juga mendapatkan panduan dalam melaksanakan pengajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran TOEIC.

 

TOEIC merupakan tes bahasa Inggris yang berstandar internasional yang bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta didik dalam berkomunikasi bahasa Inggris pada konteks kerja. TOEIC telah berkembang dan digunakan di Indonesia di banyak sekolah, universitas, dan bahkan kini digunakan sebagai persyaratan beasiswa dalam dan luar negeri. Kerjasama UM Surabaya dengan PT.EWA sebagai salah satu penyedia jasa TOEIC sudah berlangsung sejak 2016. “Pelaksanaan workshop ini merupakan bentuk kerjasama lanjutan antara Pusat Bahasa UMSurabaya dan PT.EWA” tutur Hamsia. “Selain kerjasama ini, selanjutnya UM Surabaya akan membuat pembelajaran bahasa Inggris secara virtual”tambahnya.  Sebagai lembaga pelaksana test TOEIC yang telah dipercaya ITC, sudah ada ribuan peserta mengikuti test TOEIC di UM Surabaya. (Tari-Oak)