Berita - Universitas Muhammadiyah Surabaya

Artikel

Tips Pengasuhan Positif Untuk Ibu Balita Masa Pandemi Covid-19

  • Di Publikasikan Pada: 16 Jun 2020
  • Oleh: Admin

Pada masa Pandemi ini kita harus mencegah penyebaran COVID-19 namun tetap memperhatikan upaya-upaya menurunkan Angka Kematian Bayi. Diperlukan pendekatan yang berbeda untuk mengupayakan kelangsungan pelayanan kesehatan anak termasuk layanan kesehatan mental balita. Kita perlu bersinergi dengan seluruh pihak lintas program dan lintas sektoral bersama-sama meningkatkan imunitas balita. Salah satu faktor yang berperan penting dalam menguatkan imunitas balita adalah dengan program pengasuhan positif atau dikenal dengan Positive Parenting Program (Triple-P). Perkembangan otak anak terjadi pesat usia 0-5 tahun (Shonkoff & Phillips, 2000). Bila pada masa usia tersebut mereka mengalami pelecehan, penelantaran, dan kekerasan akan mengganggu perkembangan otak mereka dan dampak panjangnya pada kesehatan fisik dan mental mereka (Graham, 2001). Otak bayi membuat koneksi tak terbatas antara sel-sel otak dan pada saat usia tiga tahun telah menghasilkan miliaran sel dan ratusan triliunan koneksi neuron (Pinel, 2009.). Koneksi ini dibuat melalui pengalaman positif yang berulang setiap hari dengan orang tua dan pengasuh (Graham, 2001). Hubungan yang penuh kasih dengan orang dewasa yang responsif dan dapat diandalkan sangat penting untuk perkembangan anak yang sehat. Hubungan ini dimulai di rumah, dengan orang tua dan keluarga. Pengetahuan anak didapatkannya dari interaksi dengan pengasuh, khususnya ibu. Tuntutannya orang tua perlu menyesuaikan perilaku mereka terhadap anaknya berdasarkan atas tingkat perkembangan anak sehingga orang tua harus benar-benar memahami pengasuhan yang sesuai dengan psikologi perkembangan anak.

        Selama masa pandemi COVID-19 orang tua secara mandiri di rumah tidak hanya rutin menjaga kesehatan fisik balita tapi juga melakukan stimulasi setiap saat dalam suasana menyenangkan, dan pemantauan (deteksi) perkembangan dilakukan keluarga setiap bulan sesuai umur anak biasanya mengacu pada buku KIA. Melihat kondisi pandemi COVID-19 maka penting juga pendampingan program pengasuhan positif dimasukkan dalam Kelas Ibu Balita bisa melalui tele diskusi dengan daring, video tutorial, dan lembar penugasan yang disampaikan terintegrasi kegiatan kunjungan rumah. Program Pengasuhan Positif adalah sistem pengasuhan yang dikembangkan oleh Sanders, program ini dikembangkan untuk orang tua yang mempunyai anak dengan usia di bawah tiga tahun, prasekolah dan remaja sampai mencapai 16 tahun (Wijaya, 2015). Program ini memiliki lima prinsip dasar antara lain (Markie-Dadds & Sanders, 2006) yaitu 1) Menyediakan  lingkungan yang aman bagi anak-anak dengan mengawasi, melindungi, dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengeksplorasi, bereksperimen dan bermain. 2)  Menciptkan lingkungan belajar yang positif dimana orang tua menjalankan peran mereka sebagai guru bagi anak, dan merespon secara positif dan konstruktif ketika berinteraksi dengan anak, 3) Disiplin asertif, yaitu orang tua harus menghindari penggunaan disiplin negatif dan tidak efektif seperti berteriak, mengancam atau menggunakan hukuman fisik. 4)  Harapan yang realistis, yaitu orang  tua memiliki  harapan-harapan, kepercayaan dan asumsi-asumsi tentang penyebab perilaku anak, kemudian memilih tujuan yang tepat dan realistis sesuai dengan perkembangan anak. 5) Mengajarkan keterampilan pengasuhan praktis yang dapat diterapkan oleh kedua orang tua, keterampilan mengeksplorasi keadaan emosional orang  tua, dan mendorong orang  tua mengembangkan strategi koping untuk mengelola tekanan dan emosi negatif berkaitan dengan pengasuhan, termasuk stres, depresi, kemarahan, dan kecemasan.

 

Penulis : Nur Fatwikiningsih, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Dosen Fakultas Psikologi UMSurabaya