Berita - Universitas Muhammadiyah Surabaya

Artikel

Revolusi industri 4.0: Semua Bisa Menjadi Media Pembelajaran

  • Di Publikasikan Pada: 15 Jan 2019
  • Oleh: Admin

Revolusi industri 4.0 mensyaratkan seseorang untuk selalu melakukan inovasi. Termasuk dalam dunia pembelajaran. Mulai dari munculnya e-learning, literasi digital, hingga persoalan media dalam pembelajaran. Kunci pemahaman siswa terletak dalam proses pembelajaran yang di desain menarik dan didukung dengan media kreatif.

Oleh karena itu dalam acara kuliah umum pada hari senin, 14 Januari 2019, di attauhid tower lt.13 dengan tema Implementasi Literasi Matematika di era revolusi industri 4.0 yang dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Matematika UMSurabaya, mahasiswa memperkenalkan media inovasi mereka yang terbuat dari limbah. Dengan sentuhan kreatif, limbah tersebut kemudian berbentuk media pembelajaran matematika yang sangat menarik. Adapun media tersebut yaitu :

Luper (telur perkalian). Media kreatif ini dibuat oleh Salsabila, Andriani, Andista, dan Hani. Keempatnya merupakan mahasiswa semester satu di prodi matematika. Media ini terbuat dari limbah plastik botol bekas dan pipa, yang didesain sehinngga menjadi menarik, berbentuk ayam sedang bertelur dalam jumlah yang sangat banyak. Ketika salah satu ayam ditekan maka, telur akan jatuh yang memuat angka perkalian dan penjumlahan.  Tentu dengan media tersebut, siswa tidak hanya sekedar menghafal hasil penjumlahan dan perkalian, tetapi akan lebih senang belajar matematika. Media dibuat oleh

Adapun media berikutnya bernama Squzzle, yang dibuat oleh Amirul Latif dan Herawati, keduanya duduk di semester akhir.  Media ini terbuat dari limbah kayu, yang dibuat berbentuk bangun datar dan berwarna. Namun, tidak nya membantu siswa mempelajari bangun datar, akan tetapi juga membantu siswa mengetahui luas sebuah bangun datar. Media ini juga ditujukan bagi anak-anak dengan penyandang tunanetra.  Sedangkan yang ketiga adalah, Go Tu Pamat, Media yang terakhir dibuat oleh Lala Anggraini dan Dewi Suwaibah, media ini dibuat untuk membantu anak kelas IV SD untuk lebih asyik dalam belajar matematika.  Dengan media ini mereka tidak hanya, bermain akan tetapi juga bisa belajar matematika.

 

Menurut Endang Suprapti kaprodi pendidikan matematika UMSurabaya, memang saat ini mahasiswa prodi matematika umsurabaya, didorong untuk selalu melakukan inovasi, khusus mencipatakan produk tepat guna dan media pembelajaran. Terlebih karena kelak mereka akan menjadi guru, yang tidak hanya menyampakan materi pembelajaran, tetapi juga seorang guru yang inovatif.