Berita - Universitas Muhammadiyah Surabaya

Artikel

Inovasi Pemanfaatan Tumbuhan untuk Kesehatan

  • Di Publikasikan Pada: 22 Jul 2019
  • Oleh: Admin

Menjadi salah satu kampus terbaik di Jawa timur dengan tagline Kampus Sejuta Inovasi, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) tidak henti-hentinya mendorong mahasiswa untuk berpikir inovatif dan terus berkarya. Berbagai prestasi dan inovasi telah ditorehkan di berbagai bidang. Salah satu kesempatan bagi UMSurabaya untuk menstimulus mahasiswanya berinovasi adalah melalui Program Kreatvitas Mahasiswa (PKM). Progam ini diadakan oleh Kemenristekdikti setiap tahun.  Dan, di tahun 2019 ada 12 (dua belas) proposal PKM yang didanai Kemenristekdikti.

Adapun beberapa produknya adalah sebagai berikut:

1.      BOLA KOCA ASEP: Inovasi dari sirih, lidah buaya dan kunyit sebagai pendeteksi air zam zam asli

Bola Koca Asep (Bolpoin Ajaib Kombinasi Antiseplik) merupakan inovasi PKM penelitian yang dilakukan oleh Mita Ambarsari, Agnes Anjani dan Aris Ismail, mahasiswa jurusan Biologi FKIP UMSurabaya. Produk ini digunakan untuk mendeteksi keaslian air zam-zam yang beredar di pasaran

Bolpoin Ajaib ini terdiri dari daun sirih, lidah buaya dan kunyit. Daun sirih memiliki kandungan minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betlephenol) seskuiterpen, pati, diatase, 10 gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan.sedangan Kandungan lidah buaya terdiri atas zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, 20 vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, antai jamur, anti bakteri. Dan Kandungan pada kunyit yaitu mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari Kurkumin, desmetoksikumin sebanyak 10% dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5% dan zat-zat bermanfaat lainnya seperti minyak atsiri yang terdiri 10 dari keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, zingiberen 25%, felandren, sabinen, borneol dan sineil.

Bolpoin ajaib yang berisi cairan anti septik, setelah dilakukan penelitian, dapat menunjukkan perbedaan apakah air zam-zam tersebut paslu atau tidak. Air zam-zam yang asli akan terlihat jernih sedangkan air zam-zam palsu (oplosan) akan terlihat keruh

2.      OIL PEEL ORANGE: Inovasi dari kulit jeruk Sebagai perisai anti jerawat.

Oil Peel Orange merupakan inovasi PKM Penelitian mahasiswa Analis Kesehatan FIK UMSurabaya, Ranti Safila Dewi, Putriana Dewi,  Miftachul Alfian Nur Aisy, yangv memanfaatkan limbah kulit jeruk peras untuk mereka teliti dan ternyata memiliki senyawa sebagai obat alternative untuk jerawat.

Oil Peel Orange adalah serum yang dihasilkan dari minyak atsiri kulit jeruk peras yang terbukti mampu menghambat pertumbuhan kuman penyebab jerawat yaitu stapylococcus aureus. Minyak atsiri didapatkan melalui proses uji destilasi terhadap limbah kulit jeruk. 

Oil Peel Orange atau minyak atsiri kulit jeruk (Citrus Sinensis) memiliki senyawa yang bisa menjadi obat alternative jerawat. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian. Oil atau minyak atsiri kulit jeruk (Citrus Sinensis)mengandung senyawa kimia, salah satunya adalah D-Limonene, Alpha Hydroxy Acids (AHA) dan Vitamin C, yang dapat menghambat pertumbuhan kuman Staphylococcus aureus sebagai salah satu kuman penyebab jerawat serta senyawa senyawa lainnya yang terdapat pada minyak atsiri kulit jeruk telah terbukti bisa meregenerasi sel sel kulit yang rusak akibat masalah yang ditimbulkan oleh bakteri penyebab jerawat kelebihan lain dari Oil Peel Orange ini yaitu memiliki aroma yang khas, sehingga dapat merelaksasi si pemakai saat proses pengaplikasiaannya.

3.      BANANA LEAF OIL: Inovasi daun pisang sebagai obat iritasi pada bayi

Banana Leaf Oil merupakan inovasi PKM Penelitian mahasiswa Analis Kesehatan FIK UMSurabaya, Adinda Karunia Millenia Putri Susanto, Jurni Jaidin dan Elyn Yulia Federova.

Banana leaf oil merupakan minyak atsiri yang didapatkan dari ekstrak daun pisang kering yang di ekstraksi dengan cara sokletasi. Pada oil ini didapatkan kandungan flavonoid, polifenol dan alkoloid  dimana semua kandungan di dalam zat ini bersifat sebagai penghambat pertumbuhan jamur dan mempercepat penyembuhan luka, iritasi, ruam, dll.

Komposisi banana leaf oil: mengandung ekstrak minyak atsiri daun pisang kering dan penambah aroma yaitu kulit jeruk.

Inovasi ini bermanfaat untuk mengatasi permasalahan ruam popok pada kulit bayi dimana cara mengatasinya dengan menggunakan bahan alami yaitu daun pisang.

Rektor UMSurabaya, Dr. dr. Sukadiono, M.M memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang proposal PKM nya telah didanai Kemenristekdikti. Menurutnya, sebagai salah satu ciri orang inovatif adalah memiliki curiosity dan melakukan penelitian.  Sebab, tanpa penelitian inovasi tidak akan pernah hadir.

“Salah satu tugas menjadi mahasiswa adalah melakukan riset. Ilmu pengetahuan dan penemuan dihasilkan melalui penelitian, maka menjadi penting untuk menjiwai tagline Kampus sejuta Inovasi dengan semangat penelitian” tutur Suko, panggilan akrab Rektor UMSurabaya

 

“Jadi, saya ucapkan selamat kepada mahasiswa yang PKM nya lolos dan didanai oleh Kemenristekdikit. Semoga ini dapat memicu mahasiswa UMSurabaya untuk berinovasi dan berprestasi” Pesan Rektor UMSurabaya