compact logo                                                                                                                                                                               compact logo    English

Topeng Wajah Novel Baswedan Sebagai Bentuk Aksi Solidaritas

Date Post : 2017-04-12 06:50:36

Surabaya, 11 April 2017- baru saja terdengar berita atas peristiwa nir kemanusiaan yang terjadi pada penyidik senior KPK Novel Baswedan, orang yang terkenal banyak menangani kasus besar korupsi ini mendapat perlakuan yang tidak manusiawi oleh dua orang pengendara motor yang tidak dikenal, ia disiram dengan cairan air keras di wajahnya, pada saat ini Novel sedang terbaring di salah satu rumah sakit Jakarta.

    Sesuai dengan profesi yang digeluti sebagai seorang penyidik KPK, sudah tentu peristiwa ini berhubungan dengan para bandit koruptor sebagai upaya untuk menyurutkan semangat pemberantasan korupsi di Indonesia.

    Melihat keadaan yang miris ini, maka Pusat Kajian dan Pengembangan anti-korupsi (PKP-AK) besarta Aliansi Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya (FH UMSurabaya) ambil sikap dengan membuat 100 topeng Mahasiswa Fakultas Hukum UMSurabaya sebagai bentuk kecaman terhadap penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Baju hitam dan 100 topeng wajah novel yang dikenakan mahasiswa FH divisualisasikan sebagai simbol keprihatinan dan sebagai bentuk semangat juang bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia tidak akan surut dan akan terus semangat walaupun dengan berbagai jenis ancaman dan perlakuan yang mengerikan atau  tidak manusiawi.

   Dalam aksi ini PKP-AK dan aliansi mahasiswa FH menekankan bahwa upaya untuk melukai Novel baswedan merupakan pelanggaran serius yang harus diusut tuntas oleh pihak kepolisian RI, aksi ini diadakan juga sebagai bentuk dukungan moriil kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI agar tetap konsisten dalam menyelesaikan kasus korupsi yang sudah banyak merugikan bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini.

 

(Put)